Golkar Coret Pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil: Bunda Sitha - Amir Mirza

DAFTAR : Paslon Siti Mashita Soeparno - Amir Mirza saat bulan lalu daftar di Partai Golkar

KOTA TEGAL - Tim Penjaringan Bakal Calon (Balon) Walikota / Wakil Walikota DPD PAN Kota Tegal akhirnya memutuskan untuk mencoret nama pasangan calon (paslon), Siti Masitha Soeparno dan Amir Mirza dari daftar pencalonan. Hal itu dilakukan setelah keduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Demikian disampaikan Ketua Tim Penjaringan Balon Walikota dan Wakil Walikota DPD PAN, Asmawi Aziz, kemarin. 

Menurut dia, selain alasan tersebut, hingga batas akhir penutupan proses penjaringan, pasangan calon Siti Masitha Soeparno - Amir Mirza juga tidak memenuhi persyaratan administrasi yang ditentukan dalam penjaringan pasangan balon. Sebab, dalam keterangan formulir Siti Masitha menyebutkan pendidikan terakhir sarjana (S1), namun tidak melampirkan foto copy ijasahnya dan tidak melampirkan SPT tahunan. "Pencoretan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian Tim Penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota dari PAN," tegasnya.

Terkait hal itu, sebelumnya DPD Partai Golkar Kota Tegal secara resmi melayangkan surat ke DPD Partai Golkar Jateng terkait pasca terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK kepada Wali Kota, Siti Masitha Soeparno dan Amir Mirza. Menurut Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo, Senin (4/9), dalam surat tersebut pihaknya menyampaikan sejumlah langkah-langkah yang dilakukan, termasuk mencoret nama Siti Masitha Soeparno dengan Amir Mirza dari pendaftaran balon Walikota dan Wakil Walikota Tegal dari Partai Golkar. "Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Tegal selama kepemimpinan Siti Masitha Soeparno karena apapun pengusung Walikota Tegal adalah Partai Golkar," katanya. 

Wasmad mengemukakan, terkait persoalan tersebut pihaknya segera melakukan pemulihan citra Partai Golkar dihadapan masyarakat dengan melakukan komunikasi dengan para pihak, khususnya pers bahwa kasus yang menimpa Walikota Tegal adalah urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Partai Golkar. "Kami juga menerima komunikasi dari pihak-pihak masyarakat, baik dari birokrasi, LSM dan partai politik lain untuk sinergi memulihkan keadaan dengan segera," ujarnya. 

Dia menegaskan, Partai Golkar juga mendukung penuh untuk pemulihan ASN/Birokrasi sesuai dengan keputusan PTUN. Dari sisi legislatif, Fraksi Partai Golkar melakukan upaya-upaya komunikasi dengan Plt Walikota untuk segera menata keharmonisan komunikasi politik antara legislatif dengan Pemerintah Daerah. "Untuk momentum pilkada kami juga terus mencari kawan koalisi agar dapat memenangkan pilkada serentak yang digelar pada tahun 2018 di Kota Tegal," tandasnya. (wh)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Golkar Coret Pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil: Bunda Sitha - Amir Mirza"

Posting Komentar